Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Manfaat dan Kegunaan Kalsium

Penyebab dan Cara Menyembuhkan Sakit Diabetes
Penyebab dan Cara Menyembuhkan Sakit Diabetes
15/05/2017
Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Manfaat dan Kegunaan Magnesium
Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Manfaat dan Kegunaan Magnesium
23/05/2017

Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Manfaat dan Kegunaan Kalsium akan saya bahas tuntas dan lengkap pada artikel ini.  Tentu Anda dan saya setidaknya pernah mendengar tentang mineral yang satu ini dan betapa pentingnya untuk kesehatan tulang dan gigi, namun apakah Anda tahu bahwa kalsium juga berguna untuk banyak fungsi kesehatan lainnya pada tubuh kita?

Mari kita simak baik-baik penjelasan tentang manfaat dan kegunaan kalsium berikut ini.

Kalsium bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan tulang gigi saja.  Kalsium diperlukan juga untuk fungsi pengaturan ritme detak jantung, membantu fungsi otot, pengaturan tekanan darah dan tingkat kolesterol, juga banyak terlibat dalam pengaturan sinyal komunikasi antar sel syaraf.

Kalsium adalah salah satu jenis mineral yang paling banyak terdapat dalam tubuh kita, utamanya terdapat pada tulang dan gigi kita.  Sebanyak 99% dari seluruh kalsium yang ada pada tubuh terdapat pada tulang dan gigi, sedangkan 1% sisanya tersebar di berbagai jaringan tubuh kita.

Tubuh kita membutuhkan kadar kalsium yang cukup tinggi setiap harinya, dan kalsium diperlukan untuk mengendalikan kadar magnesium, fosfor dan potasium (kalium) dalam darah karena mereka semua bersifat saling menyeimbangkan satu sama lain.  Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua untuk selalu memenuhi kebutuhan harian tubuh kita akan kalsium.

Selain dari produk-produk susu, kalsium juga banyak terdapat pada sayuran hijau – oleh karena itu kita seyogyanya selalu mengkonsumsi sayuran setiap harinya.

Catatan:  kalsium berpasangan erat dengan magnesium.  Agar supaya kalsium bisa terserap dengan baik oleh tubuh kita, kalsium memerlukan magnesium dalam proses penyerapannya.  Jarang sekali terjadi kasus dimana seseorang kekurangan kalsium – yang lebih sering terjadi sebenarnya adalah kekurangan magnesium, sehingga kalsium tidak bisa terserap dengan baik.  Percuma Anda mengkonsumsi susu atau makan makanan yang tinggi kalsium jika tubuh tidak bisa menyerapnya dengan baik (karena kurangnya magnesium ini).

Kekurangan Kalsium

Jika kita sudah banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang tinggi kalsium, lantas mengapa kita masih bisa didiagnosa mengalami kekurangan kalsium?

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, kalsium baru akan terserap dengan baik oleh tubuh kita jika ada cukup magnesium dalam tubuh kita.  Selain magnesium, banyak fungsi-fungsi dalam tubuh kita baru bisa menggunakan/menyerap kalsium jika ada cukup vitamin D (khususnya vitamin D3) dalam tubuh kita.

Anak-anak khususnya anak perempuan dan juga wanita menopause memiliki resiko yang cukup tinggi untuk mengalami kekurangan kalsium.

Jika seseorang mengalami kekurangan kalsium, satu atau beberapa hal berikut ini akan terjadi:

  • Tulang keropos (osteoporosis)
  • Retak atau patah tulang
  • Masalah-masalah penggumpalan darah
  • Merasa lemah dan cepat lelah
  • Untuk anak-anak, akan mengalami gangguan pertumbuhan
  • Masalah-masalah jantung seperti tekanan darah tinggi dan detak jantung tidak beraturan

Mengapa kita bisa mengalami kekurangan kalsium?

Sebab pertama adalah karena kita kurang mengkonsumsi makanan atau minuman yang tinggi kalsium setiap harinya.

Sebab yang kedua (dan ini lebih sering terjadi ketimbang sebab yang pertama diatas), yakni kita juga kurang mengkonsumsi makanan yang tinggi magnesium dan atau vitamin D3, sehingga kalsium yang ada tidak terserap dengan baik.

Tubuh kita yang mendeteksi kekurangan kalsium – terlepas dari apakah disebabkan oleh sebab pertama atau sebab kedua diatas) – akan “menarik” cadangan kalsium yang terdapat pada tulang dan gigi kita.  Tentu jika cadangan kalsium ini terus menerus ditarik dari tulang dan gigi, maka tulang dan gigi kita lama kelamaan akan mulai keropos.

Hal ini terjadi karena tubuh kita perlu kalsium untuk mempertahankan banyak fungsi-fungsi vital seperti mempertahankan/meningkatkan tekanan darah, fungsi otot (otot yang kekurangan kalsium akan kehilangan tenaga atau tidak mampu berkontraksi), mempertahankan detak jantung (jantung kita sebenarnya adalah otot juga, jadi tanpa kalsium jantung tidak bisa berkontraksi atau berdetak!), mempertahankan sinyal komunikasi antar sel saraf (jika komunikasi saraf terganggu, maka otak tidak bisa mengirimkan perintah ke berbagai bagian tubuh untuk melakukan fungsi-fungsi nya), dan lain sebagainya.

Jadi bisa Anda bayangkan betapa pentingnya bagi kita untuk memenuhi asupan kalsium (yang cukup tinggi jumlahnya) setiap hari dan juga untuk memastikan apakah kalsium tersebut terserap dengan baik (dengan memastikan asupan magnesium dan vitamin D3 setiap harinya).

Cara Memenuhi Kebutuhan Kalsium

Kebutuhan kalsium untuk pria dan wanita dewasa adalah sebesar 1000 mg per hari nya.  Anak-anak dan wanita menopause membutuhkan sedikit lebih banyak, tergantung dari aktivitasnya sehari-hari.

Berikut daftar jenis makanan/minuman yang bisa Anda konsumsi untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian kita:

  1. Susu Whey Protein; 3 scoop mengandung sekitar 600 mg kalsium
  2. Ikan Sarden; 1 ekor mengandung sekitar 351 mg kalsium
  3. Susu Kefir; 1 gelas mengandung sekitar 327 mg kalsium
  4. Susu; 1 gelas mengandung sekitar 300 mg kalsium
  5. Biji wijen; 2 sendok makan mengandung sekitar 176 mg kalsium
  6. Okra; 1 gelas yang sudah dimasak mengandung sekitar 164 mg kalsium
  7. Kacang almond; 1/4 gelas mengandung sekitar 114 mg kalsium
  8. Natto (tahu jepang); 1/4 gelas mengandung sekitar 95 mg kalsium
  9. Keju Kambing; 1 ons mengandung sekitar 84 mg kalsium

Supplemen Kalsium

Tidak semua supplemen kalsium yang beredar di pasaran itu sama.

Beberapa prinsip berikut ini penting untuk Anda ketahui untuk memilih produk supplemen kalsium yang terbaik untuk Anda:

Ada beberapa jenis supplemen kalsium yang beredar di pasaran, antara lain:

  • Kalsium Karbonat (Calcium Carbonate), yakni 40% elemen kalsium
  • Kalsium Sitrat (Calcium Citrate), yakni 21% elemen kalsium
  • Kalsium Glukonat (Calcium Gluconate), yakni 9% elemen kalsium
  • Kalsium Laktat (Calcium Lactate), yakni 13% elemen kalsium

Maksudnya apa “elemen kalsium”?

Elemen kalsium disini mengandung pengertian “bioavailability“, atau seberapa banyak kalsium yang terdapat pada kapsul/tablet supplemen kalsium tersebut yang benar-benar bisa terserap oleh tubuh.

Sebagai contoh, anggaplah Anda mengkonsumsi 1 buah tablet supplemen kalsium dalam bentuk kalsium karbonat sebesar 500mg.

500 mg x 40% = 200 mg

Jadi dari satu tablet tersebut, tubuh Anda hanya menyerap sebanyak 200 mg kalsium saja, sisanya yang 300 mg tidak terserap (atau dengan kata lain, akan terbuang melalui urine/feses).

Jika Anda ingin memenuhi kebutuhan kalsium harian yang besarnya 1000 mg seperti yang sudah dijelaskan diatas hanya dengan mengkonsumsi supplemen kalsium seperti ini, maka dalam 1 hari Anda harus mengkonsumsi 5 buah tablet.

Supplemen kalsium harus Anda konsumsi bersamaan dengan makanan, jadi konsumsilah dengan makanan dan atau setelah makan (bukan sebelum makan atau dalam keadaan perut kosong).

Supplemen kalsium yang baik juga akan turut menyertakan magnesium dalam jumlah tertentu, bahkan juga vitamin D (khususnya vitamin D3) serta vitamin K2 untuk memaksimalkan penyerapannya.

Jika Anda mengkonsumsi supplemen kalsium untuk tujuan kesehatan tulang dan gigi Anda, pilihlah supplemen kalsium yang bukan hanya mengandung tambahan magnesium dan vitamin D3/vitamin K2 namun juga mengandung mineral-mineral yang lainnya seperti zinc (zat seng), copper (zat tembaga), manganese (zat mangan) dan lain-lain.

Manfaat dan Kegunaan Kalsium

Kesehatan Tulang

Kalsium bersama berbagai mineral lainnya seperti magnesium, mangan, tembaga, zinc (zat seng) dan lain-lain akan membentuk komposisi tulang yang kuat dan keras.

Sama seperti baja campuran – jika Anda hanya menggunakan zat besi saja (tanpa campuran bahan lainnya) dibandingkan dengan baja yang menggunakan berbagai zat campuran lainnya (alloy) – Anda akan memperoleh tulang yang jauh lebih padat dan keras jika ada banyak campuran mineral di dalamnya ketimbang hanya jika menggunakan satu jenis mineral saja.

Kalsium bisa dianggap sebagai bahan utamanya, namun akan menghasilkan kepadatan tulang yang jauh lebih baik jika Anda juga menyediakan berbagai mineral lainnya seperti yang sudah disebutkan tadi.

Selain berbagai mineral, kesehatan tulang dan penyerapan kalsium ke dalam tulang juga membutuhkan vitamin D3 dan vitamin K2.

Jika Anda mengikuti panduan tersebut diatas, maka Anda akan terhindar dari osteoporosis (kondisi dimana tulang keropos/berpori-pori) dan juga akan membantu mempercepat kesembuhan jika Anda mengalami tulang retak/patah, gangguan-gangguan pada sendi (arthritis), dan pengapuran tulang.

Fungsi Otot

Kalsium – seperti yang sudah dijelaskan diatas – berpasangan erat dengan magnesium.  Keduanya saling menyeimbangkan satu sama lain: jika kita kelebihan kalsium, maka magnesium akan menurunkan kadar kalsium pada tubuh dan begitu pula sebaliknya, jika tubuh kelebihan magnesium maka kalsium akan menurunkan kadar magnesium dalam tubuh.

Dalam hal fungsi otot, kalsium bisa kita anggap sebagai mineral “kontraksi“, yakni mineral untuk melakukan gerakan otot menarik.  Sedangkan magnesium bisa kita anggap sebagai mineral “relaksasi“, yakni mineral untuk melemaskan kembali otot-otot.

Jika tubuh kita hanya memiliki cukup kalsium dan tidak ada cukup magnesium, maka otot-otot kita hanya mampu berkontraksi namun tidak mampu untuk relaksasi kembali.  Tanpa magnesium, otot hanya akan berkontraksi namun tidak bisa relaksasi (otot menegang terus menerus).

Tentu kalau otot menegang terus menerus lama kelamaan akan lelah dan bahkan akan mengalami pegal-pegal dan sakit, kondisi yang umum kita kenal sebagai sakit kram.

Sebaliknya, jika tubuh kita hanya memiliki cukup magnesium dan tidak ada cukup kalsium, maka otot-otot kita hanya mampu relaksasi namun tidak mampu untuk berkontraksi.  Tanpa kalsium, otot hanya akan relaksasi namun tidak bisa kontraksi (otot lemas tidak bertenaga).

Tentu kalau otot lemas tidak bertenaga dan tidak mampu untuk berkontraksi, maka kita tidak akan mampu melakukan banyak hal karena terus menerus lemas/lemah/tidak bertenaga, kondisi yang kita kenal dengan sebutan fibromyalgia.

Jadi, kalsium (berpasangan dengan magnesium) amat penting untuk fungsi otot-otot tubuh kita.

Pengaturan Tekanan Darah

Kalsium sangat penting dalam pengaturan tekanan darah.  Jika Anda mengalami masalah tekanan darah (baik tekanan darah tinggi maupun tekanan darah rendah), konsumsi kalsium (dan magnesium) diperlukan untuk pengaturan tekanan darah.

Catatan: penyebab tingginya tekanan darah bukan semata-mata disebabkan karena pembentukan plak pada pembuluh darah.  Seringkali masalah tekanan darah Anda akan selesai dengan sendirinya jika Anda mengkonsumsi cukup kalsium dan magnesium setiap harinya.

Pengaturan tekanan darah pertama dimulai dari sinyal saraf dari otak menuju ke jantung.  Kalsium berperanan dalam komunikasi sinyal saraf ini, sehingga perintah-perintah dari otak ke jantung bisa tiba dengan lancar dan baik.

Berikutnya tentu jantung itu sendiri.  Organ jantung kita sebenarnya adalah sekumpulan otot-otot yang kompleks, yang fungsinya yakni memompa darah ke seluruh tubuh kita.  Jika jantung kita mendapatkan suplai kalsium yang cukup, maka seperti penjelasan tentang fungsi otot diatas jantung akan memiliki cukup tenaga untuk berkontraksi – yakni membuat gerakan memompa seperti yang dimaksudkan.  Anda harus tahu bahwa jantung perlu untuk berkontraksi (memompa) dengan kuat, agar darah bisa mencapai seluruh bagian tubuh kita – terutama sekali ke otak.  Nah tentu kalau jantung memompa dengan kuat, maka Anda bisa membayangkan tekanan darah akan seperti apa – tekanan darah akan cenderung kuat (tinggi).  Jadi tekanan darah tinggi sebenarnya tidak selalu buruk, namun tekanan darah yang terlalu tinggi – yakni hipertensi – inilah yang seringkali jadi masalah.

Keduanya – jantung dan saraf – bekerja sama untuk memperoleh gerakan memompa jantung yang sinergis.

Oleh karena itu, tanpa cukup kalsium (serta berbagai mineral lainnya) saraf akan “korsleting“, menyebabkan jantung berdetak tidak beraturan (aritmia).  Atau yang juga sering dialami oleh banyak orang yakni sensasi jantung berdebar (detak jantung agak kuat dalam waktu singkat).  Yang mungkin agak gawat yakni “skip beats“, yakni detak jantung yang terlewat (jantung berdetak, lalu diam atau kaku agak lama, lalu berdetak kembali).  “Skip beats” ini mirip sekali dengan kram otot, kondisi dimana otot bisa berkontraksi namun sulit relaksasi karena kekurangan magnesium.  Kesemua ini berkaitan dengan kekurangan kalsium (dan pasangannya magnesium), walau kalsium bukan satu-satunya faktor yang bisa menyebabkan berbagai gangguan jantung ini.

Berikutnya darah akan meninggalkan jantung melalui pembuluh darah.  Ada 2 jenis pembuluh darah, yakni pembuluh darah arteri dan pembuluh darah vena.  Pembuluh darah arteri adalah pembuluh darah yang keluar dari jantung menuju ke seluruh bagian tubuh lainnya, sedangkan pembuluh darah vena adalah pembuluh darah dari berbagai bagian tubuh yang menuju ke jantung kembali.

Ada yang menarik tentang kedua pembuluh darah ini.

Kita bisa membayangkan kedua jenis pembuluh darah ini ibaratnya seperti selang air.

Ketika air mengalir pada selang air dan lalu Anda tekan pada bagian ujung selang tersebut, tentu air yang keluar akan memuncrat lebih kencang dan mencapai jarak yang lebih jauh, bukan?

Di sepanjang pembuluh darah arteri, terdapat otot-otot kecil yang halus, yang fungsinya berkontraksi untuk “menekan” pembuluh darah ini – sama seperti ketika jari tangan Anda menekan selang air tadi.  Fungsinya adalah agar supaya darah bisa bergerak mengalir (muncrat) lebih cepat dan mencapai jarak yang lebih jauh.  Tentu kalau otot-otot pada pembuluh darah arteri ini berkontraksi (menekan), tekanan darah akan meningkat menjadi lebih tinggi, bukan?

Catatan: pembuluh darah vena tidak memiliki otot-otot halus seperti ini.  Pembuluh darah vena bersifat pasif, yakni hanya meneruskan saja aliran darah dari pembuluh darah arteri untuk bisa menuju ke jantung kembali.  Jika tekanan dari jantung dan pembuluh darah arteri kurang, maka darah tidak akan cukup terdorong untuk bisa kembali ke jantung.

Tekanan yang dilakukan oleh otot-otot pada pembuluh darah arteri ini tidak selalu buruk, bahkan justru amat diperlukan.  Meningkatkan tekanan darah seperti ini justru amat kita perlukan, agar darah bisa mencapai berbagai bagian tubuh yang sulit dijangkau (seperti ujung-ujung jari dan otak) dan juga supaya bisa mendorong darah yang terdapat pada pembuluh darah vena.

Nah lalu apa yang jadi masalah?

Jika otot-otot halus pada pembuluh darah arteri hanya bisa berkontraksi saja tanpa bisa relaksasi, maka bisa Anda bayangkan – pembuluh darah mengalami tekanan terus menerus tanpa relaksasi, bukan?  Ini seperti jari tangan Anda yang menekan selang air terus menerus tanpa melepaskan/merelaksasikan jari tangan Anda – tentu air akan “muncrat” kencang terus menerus, atau dengan kata lain tekanan darah Anda akan tinggi terus menerus tanpa ada kesempatan untuk istirahat!

Tentu pada titik ini, Anda sudah bisa menebak apa yang akan saya katakan.  Betul, kalsium tanpa magnesium tidak akan sempurna.  Otot-otot pada pembuluh darah arteri yang hanya memiliki kalsium hanya akan berkontraksi dan tidak bisa relaksasi tanpa adanya cukup magnesium.  Dan tentu juga sudah bisa Anda tebak, jika hanya ada cukup magnesium tanpa adanya cukup kalsium, maka otot-otot pada pembuluh darah arteri akan rileks terus menerus, “tertidur” dan tidak cukup kuat untuk memberikan tekanan.  Hasilnya?  Tekanan darah Anda akan menjadi rendah.

Asupan kalsium yang tinggi tanpa cukup magnesium juga akan membentuk plak atau endapan kalsium pada pembuluh darah.  Plak-plak ini akan mempersempit aliran darah, membuat efek yang mirip seperti ketika otot-otot pada pembuluh darah arteri yang melakukan tekanan.  Semakin banyak plak (endapan kalsium) pada dinding-dinding pembuluh darah, maka tentu tekanan darah Anda akan semakin tinggi.

Kesimpulannya tentu sudah bisa Anda simpulkan, yakni untuk mengatasi masalah tekanan darah yang Anda alami – baik masalah tekanan darah tinggi maupun tekanan darah rendah – Anda perlu mengkonsumsi cukup kalsium dan magnesium, dan bukan hanya salah satu nya saja.

Batu Ginjal

Secara singkat dan sederhana, batu ginjal terbentuk karena banyaknya endapan kalsium (kelebihan kalsium) tanpa adanya mineral-mineral penyeimbang lainnya – khususnya magnesium.

Jadi seperti yang bisa Anda perhatikan, amat sangat penting untuk memiliki keseimbangan antara asupan kalsium dan magnesium setiap harinya ke dalam tubuh Anda.

Batu ginjal bisa hancur dan hilang dengan sendirinya, atau bahkan dicegah untuk bisa terbentuk dari awalnya, jika asupan kalsium dan magnesium cukup.  Magnesium, seperti yang sudah dijelaskan diatas, akan menyeimbangkan tubuh dari kelebihan kalsium.

Jika batu ginjal mulai terbentuk pada ginjal, maka reaksi awal ginjal kita adalah meningkatkan tekanan darah.  Ginjal adalah salah satu organ terpenting dalam pengaturan tekanan darah pada tubuh kita.

Mengapa ginjal meningkatkan tekanan darah ketika ginjal mulai tersumbat seperti ini?

Bayangkan ginjal Anda seperti alat filter, atau penutup pada saluran air di kamar mandi Anda (itu lho, filter air/penutup air yang mencegah serabut-serabut seperti rambut agar tidak memasuki saluran air agar saluran air tidak macet dikemudian hari).  Batu ginjal ibaratnya rambut atau serabut atau kotoran lainnya yang mulai menutupi filter air tersebut.

Ginjal secara alami akan meningkatkan aliran darah yang menuju ke ginjal (dalam bentuk meningkatkan tekanan darah) dalam upayanya “mendorong” kotoran-kotoran ini agar bisa tembus dan lalu keluar dari tubuh kita.

Jika dipaksakan juga, maka kotoran-kotoran tersebut (dalam hal ini, berupa batu ginjal) akan menimbulkan masalah di saluran kencing (urethra).

Nah, sama seperti rambut atau serabut kotoran lainnya yang masuk ke saluran air kita, lama kelamaan akan menumpuk dan lalu saluran air kita pun menjadi “macet”.  Ini yang kita alami ketika mulai sulit buang air kecil karena saluran urethra kita mulai tersumbat dengan kristal-kristal batu ginjal tersebut.

Bukan hanya itu saja, urine yang notabene adalah cairan yang penuh dengan bakteri dan zat-zat racun akan diam menetap pada saluran kencing karena saluran kencing yang tersumbat.  Akibatnya?  Saluran kencing pun mulai mengalami infeksi.

Jadi tekanan darah yang mulai terlalu tinggi sebenarnya adalah sinyal dari tubuh Anda (khususnya organ ginjal) yang memberitahukan Anda bahwa sudah terdapat terlalu banyak asupan kalsium dan kurangnya magnesium untuk menyeimbangkan.

Solusi atas tekanan darah dari ginjal dan juga batu ginjal seharusnya cukup jelas pada titik ini.  Anda perlu menyeimbangkan kadar kalsium pada tubuh Anda dengan magnesium.  Dengan cukup magnesium, maka batu ginjal bisa dicegah untuk terbentuk (dan jika sudah terbentuk, maka ginjal juga bisa secara alami menghancurkan batu-batu ginjal tersebut).  Dengan demikian ginjal tidak akan tersumbat, dan tentu kalau tidak tersumbat maka ginjal juga tidak perlu untuk melakukan peningkatan tekanan darah.  Dengan kata lain, ginjal akan menurunkan/menormalkan tekanan darah Anda jika ada keseimbangan antara asupan kalsium dan magnesium pada tubuh Anda.

Catatan: jika Anda menderita batu ginjal seperti yang dimaksud disini, mengobati diri dengan meningkatkan asupan magnesium bisa membantu Anda.  Namun hal ini tergantung dari seberapa parahnya batu ginjal yang Anda alami.  Jika batu ginjalnya sudah terlampau besar dan Anda sudah dalam kondisi darurat, saya tidak akan menyarankan untuk mengobati diri dengan asupan magnesium.  Mungkin Anda membutuhkan tindakan radikal seperti penembakan sinar laser dan atau metode operasi lainnya.

Membantu mengatasi masalah Sakit Maag

Penjelasan mengenai sakit maag dan solusinya akan saya bahas secara lengkap dan tuntas pada artikel yang lain.

Pada artikel ini, cukup saya jelaskan kepada Anda bahwa kalsium juga berperanan penting dalam sakit maag yang mungkin Anda derita.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami sakit maag kronis (sakit maag yang cukup parah dan sudah berlangsung cukup lama), pastikan agar asupan kalsium nya cukup untuk mengurangi gejala-gejala sakit maag nya.

Post Menstrual Syndrome (PMS) atau Sakit Datang Bulan (Menstruasi)

Bagi Anda yang wanita, mungkin Anda pernah mengalami berbagai gejala sakit menstruasi ketika sudah mendekati periode menstruasi Anda.  Sakit seperti perut kembung, sakit pada otot atau kram disana sini, sakit kepala/migren, sakit pada payudara atau payudara yang menjadi “lembek” (breast tenderness), cepat lelah dan juga mood yang berubah-ubah mungkin pernah (atau bahkan sering) Anda alami.

Mungkin Anda juga pernah mendengar atau bahkan melihat ada sebagian wanita di luar sana, yang sakit menstruasi nya tidak separah yang Anda alami (atau bahkan lebih baik lagi, mereka bahkan seakan tidak mengalami sakit menstruasi sama sekali!)

Asupan kalsium yang tinggi adalah jawabannya.

Pada saat periode menstruasi Anda, kalsium dan hormon estrogen akan saling menyeimbangkan.  Hormon estrogen yang meningkat tinggi pada saat periode menstruasi Anda – tanpa adanya cukup kalsium – akan menyebabkan berbagai gejala sakit menstruasi seperti yang dijelaskan diatas.  Namun apabila ada cukup kalsium ketika hormon estrogen sedang meningkat tinggi (seperti pada halnya sedang periode menstruasi), maka gejala-gejala sakit menstruasi ini akan berkurang cukup banyak (jika tidak bisa dikatakan hilang sama sekali).

Penutup

Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Manfaat dan Kegunaan Kalsium telah saya jelaskan diatas, semoga seluruh informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua.

Postingan Terkait

Suka dengan postingan ini? Share ke teman-teman Anda!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

1 Comment

  1. […] berpasangan dengan kalsium untuk melakukan banyak sekali fungsi-fungsi kesehatan pada tubuh kita.  Tanpa magnesium, kalsium […]

Komentar/Pertanyaan Saya:

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!