12 Makanan Berbahaya yang Harus Anda Hindari

Rahasia Tubuh Sehat dan Bebas Penyakit
Rahasia Tubuh Sehat dan Bebas Penyakit
08/05/2017
Penyebab dan Cara Menyembuhkan Sakit Diabetes
Penyebab dan Cara Menyembuhkan Sakit Diabetes
15/05/2017

Pada artikel kali ini, saya akan menjelaskan tentang 12 Makanan Berbahaya yang Harus Anda Hindari.  Hal ini tidak kalah pentingnya dengan 90 jenis nutrisi harian yang sudah saya jelaskan pada artikel sebelumnya, karena percuma jika Anda memenuhi 90 jenis nutrisi ini namun Anda tetap mengkonsumsi salah satu atau beberapa dari 12 jenis makanan berbahaya yang akan saya jelaskan sebentar lagi di bawah ini.

Secara umum, makanan-makanan berbahaya ini menimbulkan berbagai efek kesehatan yang negatif bagi tubuh Anda, bahkan beberapa diantaranya sebegitu berbahaya nya hingga bisa menimbulkan kematian.  Kalau Anda saat ini mengalami masalah kesehatan kronis yang tidak kunjung sembuh atau dokter Anda tidak bisa sepenuhnya menjelaskan apa penyebab dari penyakit kronis Anda tersebut, bisa jadi hal ini disebabkan karena Anda mengkonsumsi salah satu atau beberapa dari 12 makanan berbahaya ini.

12 Makanan Berbahaya yang Harus Anda Hindari ini seyogyanya Anda ingat baik-baik (bahkan kalau bisa Anda hafalkan) dan jangan pernah Anda konsumsi lagi.  Makanan-makanan ini ibaratnya racun bagi tubuh Anda – tentu Anda tidak akan pernah mau untuk mengkonsumsi racun untuk kesehatan Anda, bukan?  Untuk memudahkan Anda, saya akan bagi 12 makanan berbahaya ini menjadi beberapa kelompok sebagai berikut:

(1-4) GLUTEN

Pernahkah Anda mendengar istilah gluten?  Gluten adalah sejenis protein yang umumnya terdapat pada gandum-ganduman yakni wheat, rye, barley dan oat.  Jadi dari 12 makanan berbahaya yang saya maksudkan, 4 yang pertama adalah makanan-makanan yang terbuat dari wheat, rye, barley dan oat (gandum-ganduman).

Gluten TIDAK BISA dicerna oleh tubuh manusia.  Jika gluten sudah memasuki sistem pencernaan tubuh manusia, maka protein ini akan melakukan pengrusakan yang cukup banyak antara lain: diare, leaky gut (saluran usus yang “bocor”), masalah imunitas, berbagai masalah kesehatan kulit seperti eksim dan lain-lain, brain fog (sulit berpikir atau sering lupa ini itu), masalah alergi dan lain-lain.

Bagi sebagian orang, gluten mungkin dianggap hanya berbahaya bagi penderita penyakit celiac, yakni orang-orang yang memiliki gen keturunan yang membuat mereka sensitif terhadap gluten.  Namun pada kenyataannya hari ini, gluten bukan hanya akan menyebabkan masalah kepada para penderita penyakit celiac saja namun juga kepada semua orang (bahkan mereka yang tidak “sensitif” terhadap gluten sekalipun).

Jadi pastikan makanan yang akan Anda konsumsi bebas dari gluten (gluten free) ya!

(5) GORENGAN

Makanan apapun yang digoreng menggunakan minyak – hindari!

Minyak goreng – apapun jenis dan namanya – mudah sekali teroksidasi.  Proses oksidasi adalah proses pemberian molekul oksigen kepada molekul-molekul minyak.  Jika minyak goreng sudah teroksidasi, maka minyak goreng tersebut sudah rusak/basi dan memiliki sifat KARSINOGEN alias menjadi zat penyebab kanker!  Dan minyak yang sudah teroksidasi tersebut kita kenal dengan istilah lemak trans/minyak trans (trans fat).

Walau minyak goreng tersebut belum digunakan sekalipun, namun jika ada udara dalam kemasannya maka antara minyak dan udara tersebut (yang tentunya mengandung molekul oksigen) akan terjadi proses oksidasi.

Hal ini akan diperparah dengan suhu yang tinggi alias proses penggorengan.  Minyak yang dipanaskan akan semakin cepat beroksidasi dengan udara disekitarnya.  Maka minyak yang sudah teroksidasi ini akan menyatu dengan makanan yang sudah digoreng, dan bisa Anda bayangkan betapa banyaknya zat karsinogen yang akan memasuki tubuh Anda jika Anda mengkonsumsi makanan yang telah digoreng tadi!

Jika ada penyedia produk minyak yang mengatakan bahwa minyak goreng yang mereka jual “tahan” suhu yang tinggi sebelum teroksidasi – silahkan saja, namun apakah Anda dan saya rela untuk mempertaruhkan kesehatan kita hanya karena pernyataan tersebut?  Bisakah sang penjual minyak goreng tersebut serta merta membuktikan minyak goreng yang sudah dipanaskan/dipakai untuk menggoreng tidak teroksidasi?

Daripada ambil resiko, lebih baik JANGAN.

Ingat, minyak trans adalah penyebab utama penyakit jantung (kardiovaskuler), kanker dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Tidak peduli apapun namanya: minyak zaitun (olive oil), minyak canola, minyak jagung, minyak sayur, minyak kelapa dan lain-lain…walau extra-extra-extra-extra-extra virgin oil sekalipun!

Minyak-minyak ini AKAN mengalami proses oksidasi.  Itu sudah pasti.

Jika Anda masih berpendapat bahwa minyak-minyak ini termasuk “minyak sehat”, itu hak Anda.  Pada kenyataannya, dunia Barat seperti Amerika, Eropa, Kanada, Inggris dan negara-negara Barat yang mengadopsi diet Mediterania (diet atau pola makan yang banyak mengkonsumsi minyak zaitun/olive oil) kini menduduki peringkat tertinggi dalam hal jumlah penderita kanker.

Hal ini tidak terkecuali untuk produk-produk margarin dan mayonaise.  Margarin mengandung 80% minyak trans!

Lho, kalau begitu, saya kalau mau menggoreng harus menggunakan minyak apa dong?

Hindari menggoreng sebisa mungkin.  Kalau bisa Anda makan dengan makanan yang direbus/dikukus/dipanggang/dibakar.  Namun jika Anda masih mau menggoreng juga, satu-satunya minyak yang saya ketahui cukup sehat untuk digunakan hanyalah butter.

(6) LEMAK YANG DIBAKAR

Kalau Anda memesan daging steak – baik yang dibakar maupun yang dipanggang – pastikan jangan dimasak hingga matang betul (well done).  Daging steak cukup baik dan sehat jika dimasak setengah matang (medium atau medium rare).

Pastikan juga untuk menggunakan aluminum foil ketika memanggang daging diatas alat pemanggang/barbecue, agar supaya lemak yang terdapat pada daging tersebut tidak berkenaan langsung dengan api panggangan.

(7) KULIT KENTANG

Kulit kentang yang dibakar/dipanggang jangan dimakan.  Jika kulit kentang nya direbus, maka boleh Anda makan.

(8) DAGING YANG DIAWETKAN

Daging yang diawetkan seperti sosis, ham dan lain-lain umumnya diawetkan menggunakan zat pengawet NITRIT atau NITRAT.  Zat pengawet ini sangat berbahaya untuk kesehatan.  Jika daging yang akan Anda konsumsi diawetkan dengan proses tradisional (diasinkan/didinginkan/pengasapan) maka daging tersebut aman untuk Anda konsumsi.

(9-10) GMO

GMO atau Genetically Modified Organism alias makanan-makanan yang sudah melalui proses rekayasa genetika, amatlah berbahaya.

Ada banyak sebenarnya makanan-makanan yang sudah mengalami proses rekayasa genetika ini, namun 2 yang paling umum yakni JAGUNG dan KEDELAI.

Saya pribadi tidak tahu apakah produk jagung dan kedelai di Indonesia sudah mengalami proses rekayasa genetika ini atau tidak, namun terus terang saya tidak mau ambil resiko.   Yang saya tahu adalah produk-produk kedelai dari Jepang hingga kini masih bebas dari GMO.  Jadi jika misalnya Anda membeli produk tahu jepang di supermarket, ini masih termasuk aman untuk dikonsumsi.

(11) MINUMAN BERSODA

Segala jenis minuman bersoda – apapun merk dan jenis nya – jika memiliki gelembung-gelembung seperti yang biasanya Anda minum, sangat disarankan untuk tidak Anda konsumsi lagi.

Minuman bersoda memiliki 2 bahaya sekaligus:

Pertama, kandungan soda nya merupakan zat asam yang bersifat korosif (merusak).  Zat asam ini jika memasuki tubuh kita, dibutuhkan setidaknya 2 kali lipat air minum untuk bisa dinetralisir oleh liver kita.  Jadi misalnya Anda mengkonsumi 1 botol minuman bersoda 300ml, maka liver Anda membutuhkan setidaknya 600 ml air putih untuk bisa menetralisir efek dari zat soda nya tersebut.

Kedua, minuman bersoda selalu mengandung kadar gula yang amat sangat tinggi.  Bayangkan satu buah kaleng minuman bersoda – bahwa 1/2 atau bahkan 2/3 dari isi kaleng tersebut adalah gula?  WHO telah menetapkan bahwa konsumsi harian gula kita agar tetap bisa menjaga kesehatan adalah hanya sebanyak 2 sendok teh saja per hari.  Jadi dengan mengkonsumsi 1 kaleng minuman bersoda saja, Anda sudah mengkonsumsi batas harian gula sebanyak 10 hari lebih!

(12) ALKOHOL

Minuman beralkohol, baik yang ringan seperti bir maupun yang berat seperti whisky/tequila/brandy dll kesemuanya tidak baik untuk kesehatan liver Anda.

Beberapa diantara kita mungkin berargumentasi bahwa minuman beralkohol masih baik untuk kesehatan.

Minuman beralkohol hanya baik untuk kesehatan jika dan hanya jika memenuhi kedua syarat berikut:

Pertama, dikonsumsi dalam jumlah yang amat sangat sedikit (1 sloki kecil per hari).

Kedua, dikonsumsi dalam kondisi tubuh dingin atau cuaca dingin.

Lain daripada kedua syarat tersebut diatas, alkohol tidak pernah baik untuk kesehatan Anda dan saya, terutama sekali untuk kesehatan liver kita.

Sekian penjelasan saya mengenai 12 Makanan Berbahaya yang Harus Anda Hindari, semoga dengan tidak lagi mengkonsumsi makanan-makanan tersebut diatas maka kesehatan Anda akan semakin baik.

Postingan Terkait

Suka dengan postingan ini? Share ke teman-teman Anda!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

1 Comment

  1. […] mampu menyerap mineral-mineral dari makanan/minuman yang kita konsumsi dengan baik pula.  Hindari 12 makanan berbahaya agar pencernaan Anda bisa sehat dan optimal dalam penyerapan berbagai […]

Komentar/Pertanyaan Saya:

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!